Teknologi AI Mempermudah Peritel dalam Produksi Video Produk Tanpa Pengambilan Gambar Ulang

Jakarta – Dalam era di mana teknologi semakin mendominasi berbagai aspek kehidupan, sektor ritel tidak terkecuali. Perusahaan teknologi yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI), Fynd, telah meluncurkan layanan produksi video inovatif di Indonesia melalui Fynd Studio. Layanan ini dirancang untuk membantu peritel dan merek dalam menciptakan video produk, film merek, serta konten media sosial tanpa perlu melakukan pemotretan fisik untuk setiap kampanye, yang tentunya sangat menghemat waktu dan biaya.
Penerapan Teknologi AI dalam Produksi Video
Optik Melawai, sebuah jaringan ritel optik dengan lebih dari 480 outlet di seluruh Indonesia, merupakan salah satu peritel yang telah memanfaatkan layanan canggih ini. Dengan menggunakan Fynd Studio, mereka dapat menampilkan koleksi kacamata mereka dalam format video yang menarik, termasuk visual model yang mengenakan produk-produk tersebut.
Menghadapi tantangan untuk menampilkan beragam model bingkai dan memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana kacamata terlihat saat dikenakan, Optik Melawai memanfaatkan teknologi ini untuk mengubah foto produk yang sudah ada menjadi konten video yang menarik untuk keperluan pemasaran digital.
Meningkatkan Variasi Konten Tanpa Pemotretan Baru
Video yang dihasilkan ditujukan untuk platform media sosial seperti TikTok dan Instagram Reels, dengan menggunakan bahasa Indonesia dalam penyampaian pesan. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat meningkatkan variasi konten yang ditawarkan tanpa perlu mengadakan sesi pemotretan baru untuk setiap rangkaian produk.
Ronak Modi, Chief Business Officer Global Fynd, mengemukakan bahwa pentingnya produksi konten video semakin meningkat seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang lebih banyak beralih ke platform digital untuk menemukan produk yang mereka inginkan.
Peran Video Pendek dalam Menjangkau Konsumen
“Video pendek kini menjadi titik awal banyak konsumen di Indonesia ketika mereka mencari produk. Oleh karena itu, merek harus hadir secara konsisten di platform tersebut,” jelas Ronak dalam keterangannya. Kategori kacamata, menurutnya, cukup menantang untuk diterapkan dalam video berbasis AI, karena detail-detail seperti bingkai, lensa, dan logo harus ditampilkan dengan akurat.
Dengan Fynd Studio, Optik Melawai dapat menggunakan foto produk yang sudah ada untuk secara rutin menghasilkan konten dalam bahasa Indonesia. Pentingnya kontrol kualitas tetap menjadi prioritas, di mana tim internal perusahaan memiliki otoritas untuk meninjau dan menyetujui setiap video sebelum diluncurkan.
Tren Video Commerce yang Meningkat
Kehadiran layanan ini sangat relevan di tengah meningkatnya peran video dalam perdagangan digital di Indonesia. Laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google mencatat bahwa volume transaksi video commerce di Indonesia mencapai angka fantastis sebesar 2,6 miliar. Selain itu, jumlah penjual dan toko daring meningkat hingga 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai sekitar 800.000.
Lebih lanjut, Google melaporkan bahwa lebih dari 40 juta pengguna di Indonesia aktif mencari informasi terkait belanja di YouTube. Jumlah waktu yang dihabiskan untuk menonton konten belanja di platform ini juga meningkat lebih dari 400 persen dibandingkan tahun lalu.
Adaptasi Konten untuk Memenuhi Kebutuhan Pasar
Dengan pertumbuhan yang pesat ini, peritel dituntut untuk menyediakan konten yang lebih beragam dan konsisten, terutama ketika memasarkan produk baru, koleksi musiman, dan katalog yang terus berubah. Penggunaan teknologi AI dalam produksi video membantu merek untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar yang kian ketat.
Dalam metode produksi video tradisional, pembuatan video sering kali melibatkan koordinasi antara model, studio, penataan gaya, pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan. Proses ini perlu diulang untuk berbagai kampanye, yang bisa sangat menantang bagi peritel dengan katalog produk yang besar.
Alternatif Produksi Melalui Fynd Studio
Fynd Studio menawarkan alternatif yang efektif dengan memanfaatkan AI untuk mengolah foto produk menjadi materi video. Dengan cara ini, peritel dapat memperbarui konten mereka dan menampilkan lebih banyak produk tanpa harus selalu melalui proses pemotretan fisik yang memakan waktu.
Namun, meskipun teknologi AI memberikan efisiensi, hasil visual yang dihasilkan tetap harus diperiksa untuk memastikan kesesuaian dengan produk asli, terutama untuk kategori yang memerlukan detail yang akurat, seperti bentuk bingkai, warna lensa, dan logo pada kacamata.
Menyesuaikan Diri dengan Perkembangan Teknologi
Jhan David, Head of Digital Marketing Optik Melawai, menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi AI menjadi bagian integral dari strategi perusahaan untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi dalam industri ritel. Inisiatif ini tidak hanya mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan konten yang inovatif, tetapi juga menunjukkan keseriusan mereka dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Dengan teknologi AI, peritel seperti Optik Melawai dapat mengambil langkah maju dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital, menciptakan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan menarik bagi konsumen.
Keuntungan Menggunakan Teknologi AI dalam Produksi Video
Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat diperoleh peritel dengan menggunakan teknologi AI dalam produksi video:
- Efisiensi Waktu: Mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan video baru.
- Biaya Lebih Rendah: Mengurangi biaya pemotretan fisik yang biasanya mahal.
- Konsistensi Konten: Memungkinkan produksi konten yang konsisten dan berkualitas tinggi secara rutin.
- Fleksibilitas: Memungkinkan perubahan cepat dalam konten untuk mengikuti tren terbaru.
- Peningkatan Pengalaman Pelanggan: Meningkatkan interaksi dan keterlibatan konsumen melalui video yang menarik.
Seiring dengan berjalannya waktu, penggunaan teknologi AI dalam produksi video akan menjadi semakin mainstream di industri ritel. Peritel yang dapat beradaptasi dengan cepat dan memanfaatkan inovasi ini akan berada di garis depan dalam menarik perhatian konsumen dan membangun brand yang kuat.
Dengan perlunya konten yang menarik dan berkualitas, teknologi AI menjadi alat yang sangat berguna bagi peritel untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. Ini adalah langkah menuju masa depan pemasaran yang lebih efisien dan efektif.
➡️ Baca Juga: Kucing Berbaju Polisi Menghibur Pengendara di Pos Gadog Bogor dengan Aksi Menarik
➡️ Baca Juga: Antre BBM dan Elpiji di Sulawesi, Pertamina Patra Niaga Minta Satgas Untuk Pengawasan Efektif




