Bandara Syamsudin Noor Tanam 5.000 Bibit Pohon untuk Lingkungan yang Lebih Baik

Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan menciptakan kota yang lebih hijau, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) melalui Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor telah meluncurkan program penanaman 5.000 bibit pohon di Banjarbaru, ibukota Kalimantan Selatan. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan untuk mendukung penghijauan dan kesadaran lingkungan di masyarakat.
Inisiatif Hijau dari Bandara Syamsudin Noor
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengungkapkan bahwa bantuan penyediaan bibit pohon yang bernilai Rp100.000.000 ini telah diserahkan dalam kolaborasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan. Penanaman bibit ini tidak hanya sekadar kegiatan simbolis, tetapi merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.
Program Berkelanjutan hingga 2026
Millyas menjelaskan bahwa penanaman pohon ini akan dilakukan secara bertahap hingga November 2026, mengikuti program InJourney Airports Alam Lestari. Dengan pendekatan yang terencana, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi ekosistem lokal.
Lokasi Penanaman dan Kolaborasi
Salah satu lokasi penanaman bibit pohon terletak di sekitar Jalan Golf, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru. Selain itu, program ini juga akan menjangkau berbagai lokasi lainnya yang dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Kerja sama ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan lingkungan yang lebih baik.
Dampak Positif untuk Lingkungan
Melalui inisiatif ini, diharapkan akan tercipta berbagai manfaat, termasuk:
- Mendukung penghijauan di wilayah perkotaan.
- Menjaga kelestarian lingkungan hidup.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem yang seimbang.
- Memberikan kontribusi terhadap pengurangan polusi udara.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan lingkungan.
Komitmen terhadap Tanggung Jawab Sosial
Selain program penghijauan, Bandara Internasional Syamsudin Noor juga aktif memberikan dukungan di berbagai bidang lainnya melalui total bantuan sebesar Rp270 juta. Bantuan ini mencakup beberapa program yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti:
- InJourney Airports Rumah Layak Huni.
- InJourney Airports Tanggap Bencana.
- InJourney Airports Cerdaskan Bangsa.
- InJourney Airports Peduli Fasilitas Umum.
- InJourney Airports Peduli Rumah Ibadah.
Manfaat Nyata untuk Masyarakat
Millyas menekankan bahwa berbagai program yang dilaksanakan oleh bandara ini merupakan bentuk nyata dari komitmen perusahaan untuk memberikan impact positif bagi masyarakat lokal. Inisiatif ini tidak hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kesadaran akan Lingkungan yang Berkelanjutan
Melalui program-program yang dilaksanakan, PT Angkasa Pura Indonesia berupaya untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan seperti penanaman pohon tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada keberlangsungan hidup di masa depan.
Pentingnya Partisipasi Masyarakat
Partisipasi aktif masyarakat dalam program penghijauan menjadi sangat krusial. Dengan melibatkan masyarakat, program ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar dan menciptakan rasa memiliki terhadap lingkungan. Beberapa langkah yang dapat diambil masyarakat meliputi:
- Ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon.
- Mengajak teman dan keluarga untuk terlibat.
- Menjadi relawan dalam program lingkungan.
- Mengedukasi diri dan orang lain tentang pentingnya ekosistem.
- Mendukung kebijakan lingkungan yang ramah.
Visi Jangka Panjang untuk Lingkungan yang Lebih Hijau
Dengan adanya program seperti ini, Bandara Syamsudin Noor menunjukkan visi jangka panjang yang jelas untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau. Melalui upaya ini, diharapkan kota Banjarbaru akan menjadi lebih berkelanjutan dan dapat memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi generasi yang akan datang.
Kesinambungan Program Lingkungan
Penting untuk diingat bahwa keberhasilan program penghijauan tidak hanya bergantung pada satu pihak. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas dari setiap inisiatif yang diambil.
Manfaat Ekonomi dari Penghijauan
Selain manfaat lingkungan, program penghijauan juga dapat memberikan dampak positif pada ekonomi lokal. Dengan meningkatnya kualitas lingkungan, kawasan tersebut akan lebih menarik bagi wisatawan dan investor. Beberapa manfaat ekonomi dari penghijauan meliputi:
- Peningkatan nilai properti.
- Menarik lebih banyak wisatawan.
- Menciptakan lapangan kerja baru dalam sektor lingkungan.
- Meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
- Mendukung pertanian berkelanjutan.
Peran Serta dalam Pembangunan Berkelanjutan
Dengan berpartisipasi dalam program penghijauan, masyarakat bukan hanya berkontribusi pada lingkungan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa sumber daya alam yang ada dapat digunakan dengan bijaksana.
Kesimpulan dari Inisiatif Bandara Syamsudin Noor
Inisiatif penanaman 5.000 bibit pohon oleh Bandara Syamsudin Noor mencerminkan komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui program-program berkelanjutan dan kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih baik dan lebih hijau untuk generasi mendatang.
➡️ Baca Juga: Kota Tangerang Luncurkan Enam Produk UMKM Unggulan di KriyaNusa 2026
➡️ Baca Juga: Target Lifting Minyak 2027 Meningkat Signifikan, Pemerintah Tetapkan Ambisi Tinggi




