Benyamin S Award: Mendorong Peningkatan Kinerja di Tingkat Kelurahan

Penghargaan Benyamin S Award hadir sebagai inisiatif untuk meningkatkan kinerja kelurahan-kelurahan di Jakarta. Sigit Wijatmoko, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi Jakarta, menjelaskan bahwa penghargaan ini dirancang untuk mendorong inovasi, penataan lingkungan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pemerintahan kelurahan. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan daerah yang lebih bersih, nyaman, indah, dan sejahtera bagi seluruh warga Jakarta.
Finalis Benyamin S Award 2026
Saat ini, terdapat sepuluh lurah yang terpilih sebagai finalis untuk Benyamin S Award 2026. Mereka akan menghadapi tantangan untuk menyelenggarakan Festival Kelurahan, yang akan menampilkan potensi masing-masing wilayah, inovasi yang telah diterapkan, program unggulan, serta keterlibatan aktif dari masyarakat setempat. Nama-nama finalis tersebut antara lain Lurah Kebon Sirih, Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, dan Kebon Baru.
Selain itu, finalis lainnya termasuk Lurah Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari, dan Lurah Pulau Panggang. Kesepuluh lurah terpilih dari total 52 lurah yang berasal dari 267 kelurahan di Jakarta, menunjukkan persaingan yang ketat dan pilihan yang cermat oleh panitia.
Makna Penghargaan Benyamin S Award
Menurut Sigit, Benyamin S Award merupakan pengakuan atas prestasi, pencapaian, dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh para lurah dalam mengelola pemerintahan. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi para lurah untuk terus berupaya menjadikan wilayah Jakarta lebih bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.
Kriteria Penilaian
Proses penilaian untuk penghargaan ini mencakup beberapa kategori, yaitu:
- Bersih: mencakup inovasi dalam pengelolaan sampah, sanitasi, dan kampanye kesadaran lingkungan.
- Nyaman: berkaitan dengan keamanan, keteraturan, respons layanan publik, dan ruang yang ramah bagi warga.
- Indah: fokus pada penataan ruang publik dan estetika lingkungan.
- Sejahtera: meliputi pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah, layanan sosial, inklusi sosial, serta partisipasi masyarakat.
Tim Penjurian yang Berkompeten
Penjurian final Benyamin S Award melibatkan sejumlah ahli, antara lain Nirwono Joga sebagai Staf Khusus Gubernur Jakarta untuk Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Endra S Atmawidjaja dari Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Lingkungan Indonesia, Wicaksono Sarosa dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives, serta Yayat Supriyatna, seorang pengamat tata kota.
Peran Masyarakat dalam Tata Kelola Wilayah
Sigit Wijatmoko menekankan bahwa keterlibatan masyarakat sangatlah penting dalam menciptakan tata kelola wilayah yang responsif terhadap kebutuhan warga. Sinergi di tingkat akar rumput menjadi kunci dalam mengidentifikasi masalah, membangun semangat gotong royong, serta menumbuhkan kreativitas warga dalam mengatasi tantangan perkotaan yang ada.
“Modal sosial ini menjadi fondasi utama untuk ketahanan dan keberlanjutan kota,” ungkap Sigit. Dia juga menambahkan bahwa penguatan peran kelurahan sangat mendukung transformasi Jakarta menuju pusat perekonomian nasional dan kota global.
Upaya Menuju Kota Global
Untuk mencapai tujuan tersebut, Sigit menjelaskan bahwa perlu adanya penguatan koordinasi antar perangkat daerah, kolaborasi yang erat dengan masyarakat, serta pengembangan inovasi yang tetap mencerminkan karakteristik budaya lokal.
Inspirasi di Balik Nama Benyamin S Award
Nama Benyamin S Award diambil dari sosok almarhum Benyamin Sueb, seorang seniman dan budayawan Betawi yang sangat dihormati. Rangkaian acara untuk Benyamin S Award 2026 akan berlanjut dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang pada tanggal 30 Oktober mendatang.
Dukungan untuk UMKM dan Pariwisata
Di sisi lain, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, telah mengadakan pertemuan dengan Tim Kunjungan Reses Komisi VII DPR untuk mendiskusikan berbagai isu, terutama yang berkaitan dengan pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta. Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Pusat dan DPR memberikan dukungan penuh bagi Jakarta sebagai kota global.
“Kami bersyukur atas dukungan tersebut,” kata Pramono. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi VII DPR, Saleh Partaonan Daulay, memberikan apresiasi terhadap berbagai pencapaian yang diraih selama kepemimpinan Pramono-Rano.
Dia berharap keberhasilan tersebut dapat berlanjut di masa depan, karena menurutnya, kinerja pemerintah provinsi saat ini telah berhasil menyelesaikan sejumlah proyek penting. Harapannya, pencapaian ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang.
➡️ Baca Juga: LaLiga 2026/2027: Jadwal Pertandingan, Daftar Tim, dan Informasi Tiket Eropa Terbaru
➡️ Baca Juga: Kode Redeem FF 12 Agustus 2026: Klaim Emote dan Fragment Karakter Gratis Sekarang


