INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025 Melalui Penerapan ESG Berkelanjutan yang Konsisten

Jakarta – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), sebagai produsen alumina terintegrasi terbesar di Indonesia, kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan peringkat PROPER Emas untuk operasional Pabrik Peleburan (ISP) dan PROPER Hijau untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/IPP) dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2025. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya berkelanjutan INALUM dalam menerapkan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) di seluruh lini operasionalnya.
Pemberian Penghargaan PROPER 2025
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, di Taman Mini Indonesia Indah pada tanggal 7 April 2026. Dalam sambutannya, Menteri Hanif menekankan bahwa PROPER telah berkembang menjadi alat transformasi yang tidak hanya mendorong perusahaan untuk mematuhi regulasi, tetapi juga untuk melampaui batasan kepatuhan yang ada.
“PROPER bukan sekadar evaluasi administratif. Ini adalah motor penggerak transformasi yang mengharuskan perusahaan untuk tidak hanya patuh, tetapi juga berinovasi, efisien dalam penggunaan sumber daya, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkap Menteri Hanif.
Partisipasi Perusahaan dalam PROPER
Selama periode 2024–2025, partisipasi dalam program PROPER mencapai 5.476 perusahaan, meningkat sebesar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, hanya 282 perusahaan yang berhasil mencapai kategori beyond compliance, yang terdiri dari 39 perusahaan berperingkat Emas dan 243 perusahaan berperingkat Hijau. INALUM menjadi salah satu dari perusahaan-perusahaan yang berhasil meraih prestasi ini, menunjukkan dedikasinya terhadap keberlanjutan.
Komitmen INALUM terhadap Keberlanjutan
Melati Sarnita, Direktur Utama INALUM, menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya konsisten perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnisnya. “Kami melihat pencapaian PROPER Emas dan Hijau ini sebagai cerminan komitmen jangka panjang INALUM untuk menjadikan keberlanjutan sebagai inti dari strategi bisnis kami. Fokus kami tidak hanya pada kepatuhan, tetapi juga pada penciptaan nilai melalui integrasi yang terukur dari aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang berdampak nyata,” jelas Melati.
Rekam Jejak Kinerja INALUM dalam PROPER
Secara historis, INALUM telah menunjukkan kinerja yang konsisten dalam program PROPER. Peringkat Emas telah diraih untuk Pabrik Peleburan di Kuala Tanjung pada tahun 2022, 2024, dan 2025, sementara operasional PLTA di Paritohan meraih peringkat yang sama pada tahun 2023. Peringkat Hijau juga berhasil dicatatkan secara berkelanjutan oleh operasional PLTA pada tahun 2022, 2024, dan 2025. Rekam jejak ini menegaskan komitmen INALUM untuk menerapkan prinsip ESG dalam setiap aspek operasionalnya.
Inovasi Lingkungan dalam Operasional
Pencapaian ini tidak terlepas dari berbagai inisiatif inovasi lingkungan (eco-innovation) yang digagas oleh INALUM, termasuk efisiensi energi dan sumber daya, pengelolaan limbah, serta optimalisasi proses operasional yang semua itu berkontribusi pada peningkatan kinerja keberlanjutan. INALUM juga mengadopsi pendekatan ekonomi sirkular dengan memanfaatkan limbah menjadi produk yang bernilai guna.
Program Pemberdayaan Masyarakat
Dari sisi sosial, perusahaan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan pengukuran dampak melalui Social Return on Investment (SROI). Salah satu program unggulan, “Dari Sampah Jadi Berkah”, mencerminkan bagaimana inisiatif lingkungan tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Peran INALUM dalam Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat
Pencapaian PROPER Emas dan Hijau ini semakin memperkuat posisi INALUM sebagai pelaku industri strategis yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, INALUM berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kinerja keberlanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung transisi menuju energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Dengan pencapaian ini, INALUM tidak hanya menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam menerapkan praktik berkelanjutan, tetapi juga menunjukkan bahwa integrasi aspek ESG dalam strategi bisnis dapat memberikan keuntungan yang signifikan baik bagi perusahaan itu sendiri maupun bagi masyarakat luas.
Strategi Masa Depan untuk Keberlanjutan
Dalam menghadapi tantangan global terkait perubahan iklim dan keberlanjutan, INALUM berupaya untuk terus berinovasi dan beradaptasi. Perusahaan berencana untuk mengimplementasikan teknologi terbaru yang mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam program-program keberlanjutan yang lebih luas.
- Menerapkan teknologi ramah lingkungan di seluruh fasilitas operasional.
- Melibatkan komunitas lokal dalam proyek-proyek keberlanjutan.
- Mengembangkan produk-produk inovatif yang mengedepankan prinsip ekonomi sirkular.
- Melakukan pelatihan dan edukasi mengenai keberlanjutan untuk karyawan dan masyarakat.
- Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keberlanjutan.
Dengan langkah-langkah ini, INALUM tidak hanya berkomitmen untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin dalam industri, tetapi juga untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui penerapan prinsip ESG yang konsisten, INALUM membuktikan bahwa keberlanjutan dan profitabilitas dapat berjalan beriringan, membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengembangkan Bisnis Online dari Rumah dengan Mengoptimalkan Waktu Anda
➡️ Baca Juga: Hoki Besar! 4 Shio Paling Beruntung Besok 12 Maret 2026: Macan dan Naga Panen Peluang Emas




