Dalam era digital ini, masyarakat tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan tenaga untuk pergi ke kantor pemerintah hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan administrasi hukum. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum) telah menghadirkan inovasi baru yang memungkinkan akses lebih mudah ke berbagai layanan hukum melalui super app PASTI, yang menawarkan ratusan layanan secara praktis dan efisien.
Festival Layanan AHU Berdampak 2026: Memperkenalkan Super App PASTI
Inisiatif ini diperkenalkan kepada publik dalam acara Festival Layanan AHU Berdampak 2026 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, dari tanggal 29 hingga 31 Agustus. Acara ini dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, yang menekankan pentingnya transformasi digital dalam pelayanan publik.
Festival ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pameran, tetapi juga sebagai platform interaktif yang menghubungkan masyarakat dengan petugas layanan administrasi hukum umum (AHU). Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang prosedur hukum dan aksesibilitas layanan yang tersedia.
Misi Kemenkum: Mempermudah Akses Layanan Hukum
Supratman menggarisbawahi bahwa birokrasi seharusnya tidak menjadi penghalang bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik yang memadai. Pemerintah perlu berinovasi untuk menyediakan layanan yang semakin dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
“Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar tidak ada batasan jarak antara pelayan dan masyarakat yang dilayani,” tegasnya. Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan administrasi hukum.
Menjemput Bola: Upaya Proaktif Kemenkum
Penyelenggaraan Festival Layanan AHU Berdampak 2026 merupakan salah satu langkah strategis dari Kementerian Hukum untuk proaktif dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya menyediakan layanan di kantor, tetapi juga berupaya menjangkau masyarakat secara langsung.
Agar masyarakat lebih memahami layanan yang ada, Kemenkum berkomitmen untuk memberikan informasi yang jelas dan mudah diakses tentang cara menggunakan layanan yang tersedia. Dengan demikian, mereka dapat memanfaatkan fasilitas hukum yang ada secara optimal.
Super App PASTI: Solusi Praktis untuk 470 Layanan Hukum
Transformasi yang paling signifikan adalah digitalisasi dari 470 layanan hukum yang kini dapat diakses melalui super app PASTI. Inovasi ini dirancang untuk menyederhanakan proses akses layanan hukum dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Dengan adanya super app PASTI, masyarakat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke kantor Kementerian Hukum di Jakarta atau ke kantor wilayah untuk mendapatkan layanan administrasi hukum. Ini merupakan langkah besar menuju modernisasi layanan publik yang lebih efisien.
“Saat ini, 470 layanan hukum Kementerian Hukum dapat diakses melalui super app ‘PASTI’. Dengan ini, masyarakat tidak perlu pergi ke Kementerian Hukum di Jakarta ataupun ke kantor wilayah di Jawa Barat,” jelas Supratman. Ini memberikan kemudahan bagi banyak orang yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan tersebut.
Layanan Langsung di Festival: Kesempatan untuk Berkonsultasi
Selain memperkenalkan layanan digital, Festival Layanan AHU Berdampak 2026 juga menyediakan layanan secara langsung di lokasi acara. Masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan berkonsultasi mengenai berbagai kebutuhan administrasi hukum mereka.
Dengan adanya interaksi langsung, masyarakat dapat memahami lebih baik tentang apa yang ditawarkan oleh Kemenkum dan bagaimana cara mengakses layanan tersebut. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kesalahpahaman dan meningkatkan penggunaan layanan yang tersedia.
Manfaat Super App PASTI bagi Masyarakat
Super app PASTI tidak hanya menyediakan akses terhadap layanan hukum, tetapi juga membawa berbagai manfaat bagi masyarakat. Beberapa di antaranya adalah:
- Akses mudah ke 470 layanan hukum hanya melalui smartphone.
- Pengurangan waktu dan biaya perjalanan ke kantor Kementerian Hukum.
- Kemudahan dalam mendapatkan informasi mengenai layanan hukum yang dibutuhkan.
- Peningkatan pemahaman tentang prosedur hukum yang berlaku.
- Interaksi langsung dengan petugas melalui fitur konsultasi.
Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan super app PASTI, diharapkan masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan administrasi hukum mereka. Kemenkum berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan masyarakat.
Kesimpulan: Menuju Layanan Hukum yang Lebih Efisien
Kehadiran super app PASTI merupakan langkah penting dalam transformasi digital layanan hukum di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi, Kemenkum berusaha untuk menjadikan layanan hukum lebih efisien, transparan, dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Melalui Festival Layanan AHU Berdampak 2026, masyarakat tidak hanya diperkenalkan pada inovasi baru, tetapi juga diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dan memahami lebih dalam tentang layanan yang tersedia. Ini adalah tonggak baru dalam upaya pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
➡️ Baca Juga: BDx Data Centers Menerima Investasi USD320 Juta untuk Mempercepat Pembangunan Infrastruktur
➡️ Baca Juga: Peran Kapten Tim dalam Strategi dan Kinerja di Dalam dan Luar Lapangan Hijau
