Penolakan Garansi RAM DDR5 oleh Retailer Akibat Kenaikan Harga

Perbincangan hangat tengah berlangsung di komunitas PC, terkait penolakan garansi RAM DDR5 oleh seorang retailer dengan alasan yang cukup menggemparkan. Alasan penolakan tersebut adalah kenaikan harga komponen yang ekstrem. Lebih mengejutkan lagi, retailer tersebut memilih untuk menghindari kewajiban perlindungan garansi daripada memberikan pengganti kepada konsumen.

Penolakan Garansi RAM DDR5 Karena Harga Naik

Sebuah insiden yang cukup memalukan terjadi pada seorang pembeli bernama Goran. Ia mencoba untuk mengembalikan RAM Corsair 32 GB DDR5 yang rusak ke Umart, salah satu retailer perangkat keras terbesar di Australia. Meski hasil tes internal toko mengonfirmasi adanya kerusakan, retailer tersebut menolak klaim garansi RAM DDR5 dengan alasan penukaran unit baru.

Yang lebih membingungkan, retailer tersebut hanya menawarkan pengembalian dana sesuai harga beli tahun 2024 sebesar 155 AUD. Sementara itu, karena krisis chip RAM saat ini, harga unit yang sama telah naik hingga 4 kali lipat, mencapai 600 AUD.

Alasan Absurd Penolakan Garansi

Alasan yang diberikan oleh retailer tersebut cukup sulit dipahami. Mereka berdalih bahwa memberikan unit pengganti di saat harga sedang naik tinggi akan dianggap sebagai upaya “upgrade” bagi konsumen. Artinya, konsumen hanya akan menerima uang refund yang jumlahnya tidak akan cukup untuk membeli RAM yang sama di pasaran saat ini.

Ini jelas menimbulkan kemarahan di kalangan konsumen. Apalagi setelah diketahui bahwa stok unit pengganti sebenarnya masih banyak tersedia di gudang retailer tersebut.

Kasus Penolakan Garansi Viral

Situasi semakin memanas karena retailer tersebut diduga telah “menyandera” unit RAM yang rusak milik Goran. Hal ini membuat Goran tidak bisa melakukan klaim langsung ke produsen (Corsair). Kasus ini akhirnya menjadi viral setelah dibahas oleh kanal teknologi populer, Hardware Unboxed. Mereka menduga retailer tersebut sengaja mencari keuntungan dari selisih harga pasar.

Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan lainnya, Anda bisa menghubungi kami melalui author@gamebrott.com

➡️ Baca Juga: Prabowo Subianto Tegaskan Target Pengembalian Aset Rp 800 Triliun Masih Belum Terpenuhi

➡️ Baca Juga: Foto: Satgas Pamtas Papua Nugini tiba kembali di Aceh

Exit mobile version