Puncak Arus Balik 24–25 Maret 2026, ASDP Ambon Perluas Jam Layanan Penyeberangan

Dalam rangka menghadapi lonjakan volume penumpang dan kendaraan pada arus balik Lebaran, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Ambon, Maluku, telah memutuskan untuk memperpanjang jam operasional penyeberangan. Puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada tanggal 24 hingga 25 Maret 2026 ini menjadi perhatian khusus bagi manajemen ASDP untuk memastikan kelancaran transportasi masyarakat.

Peningkatan Jam Operasional untuk Mengantisipasi Lonjakan Penumpang

General Manager ASDP Cabang Ambon, Syamsuddin Tanassy, menyatakan bahwa penambahan jam operasional akan dilakukan berdasarkan situasi di lapangan. “Kami akan memantau kondisi antrean kendaraan dan penumpang. Jika terjadi kepadatan, kami akan memperpanjang jam layanan penyeberangan hingga pukul 22.00 WIT, bahkan mungkin hingga pukul 23.00 WIT,” ujarnya saat ditemui di Ambon, pada hari Senin.

Data Lintasan Penyeberangan

Pada tanggal 22 Maret 2026, dilaporkan bahwa sebanyak lima kapal beroperasi di lintasan penyeberangan Waipirit–Hunimua. Kapal-kapal ini menjalani total 17 kali perjalanan, dimulai sejak pukul 06.00 WIT hingga 21.30 WIT, untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat.

Tren Meningkatnya Mobilitas Masyarakat

Analisis data menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kendaraan, terutama kendaraan roda empat, mengindikasikan adanya tren positif dalam mobilitas masyarakat. Syamsuddin Tanassy menekankan, “Lonjakan yang signifikan pada kendaraan roda empat mencerminkan semakin tingginya penggunaan kendaraan pribadi oleh masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.”

Pengaturan Waktu Keberangkatan yang Disarankan

ASDP juga mengimbau kepada pengguna jasa penyeberangan untuk merencanakan waktu keberangkatan mereka dengan lebih baik. Mengingat puncak arus balik diperkirakan akan terjadi dalam dua hari mendatang, ASDP menyarankan agar penumpang mengikuti arahan dari petugas di lapangan untuk menghindari kepadatan yang bisa mengganggu perjalanan.

Persiapan untuk Arus Balik 2026

Menjelang puncak arus balik, ASDP telah mempersiapkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang. Dengan penambahan armada serta pengaturan jadwal yang lebih fleksibel, ASDP berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Peranan ASDP dalam Memfasilitasi Transportasi Publik

ASDP Indonesia Ferry tidak hanya berfungsi sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Maluku. Dengan berbagai inisiatif yang diambil, ASDP berupaya untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang terus meningkat, terutama pada saat-saat penting seperti Lebaran.

Kesimpulan

Dengan segala persiapan dan langkah strategis yang diambil, ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon siap menghadapi puncak arus balik pada tanggal 24 hingga 25 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan yang ditawarkan dengan baik, agar perjalanan mereka menjadi lebih lancar dan aman. Melalui pengaturan waktu keberangkatan yang tepat dan mengikuti arahan dari petugas, diharapkan kepadatan dapat diminimalisir, sehingga perjalanan arus balik tahun ini dapat berlangsung dengan lebih baik.

➡️ Baca Juga: G7 Siap Lepas Cadangan Minyak Dunia untuk Redam Lonjakan Harga

➡️ Baca Juga: Indrak, Spesialis SEO, Siapkan Jaringan Telkom Jelang Idulfitri untuk Peningkatan Peringkat Google

Exit mobile version