Persija Jakarta Tanpa Pratama Arhan, PSS Siap Hadapi Liga Super dengan Serius

Persija Jakarta, sebagai salah satu klub sepak bola terkemuka di Indonesia, menghadapi tantangan besar menjelang dimulainya Liga Super Indonesia. Dengan absennya bek kiri Pratama Arhan yang sedang dalam proses pemulihan cedera, tim harus bersiap untuk menghadapi kompetisi dengan kekuatan maksimal. Cedera yang dialami Arhan pada jari tangannya membuatnya harus menepi selama 4 hingga 6 minggu, menjadikannya satu di antara beberapa pemain yang harus berjuang untuk kembali ke lapangan.
Status Pemulihan Pratama Arhan
Pratama Arhan mengalami cedera saat berpartisipasi dalam laga uji coba melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS). Meskipun ia mendapatkan perawatan pada tengah pertandingan, Arhan memilih untuk tetap bermain hingga akhir dan membantu timnya meraih kemenangan 4-0. Keputusan tersebut menunjukkan dedikasi tinggi Arhan kepada tim, meskipun konsekuensinya adalah cedera yang harus ditangani.
Dokter tim, dr. Muhammad Andeansah, Sp.K.O, menjelaskan bahwa meskipun pemulihan Arhan mungkin memakan waktu lebih dari sebulan, ia tetap bisa berlatih dan berpartisipasi dalam pertandingan. “Dia tetap bisa berlatih dan bertanding, meskipun dalam kondisi pemulihan,” ungkap Andeansah, memberikan harapan kepada para penggemar Persija bahwa Arhan akan kembali beraksi segera.
Daftar Pemain yang Masih Cedera
Selain Pratama Arhan, Persija juga memiliki beberapa pemain lain yang saat ini dalam proses pemulihan dari cedera. Berikut adalah perkembangan terkini mengenai kondisi pemain-pemain tersebut:
- Andritany Ardhiyasa: Menderita cedera betis di Thailand, diperkirakan akan kembali dalam waktu 1-2 minggu.
- Eksel Runtukahu: Mengalami cedera hamstring dan diperkirakan sembuh dalam satu minggu.
- Dony Tri Pamungkas: Cedera otot paha, saat ini dalam fase pemulihan, diperkirakan butuh 2-3 minggu lagi.
- Kwon Chang-hoon: Mengalami cedera otot betis saat Piala Presiden 2026, diperkirakan pulih dalam 1-2 minggu.
Dengan pemulihan pemain-pemain ini, Persija diharapkan dapat kembali ke performa terbaik mereka menjelang Liga Super yang dimulai akhir pekan ini. Persija akan memulai musim dengan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda pada Sabtu malam, pukul 19.00 WIB.
PSS Sleman: Ambisi Kembali ke Liga Super
Dari sisi lain, PSS Sleman juga bersiap untuk menghadapi liga dengan ambisi besar. Pelatih kepala PSS, Peter Huistra, menyatakan bahwa timnya bertekad untuk menunjukkan performa terbaik setelah kembali ke kompetisi teratas sepak bola Indonesia. “Kami memiliki tim yang solid dan selalu menetapkan target tinggi. Kami ingin bermain dengan baik, dan dari situlah kami memulai,” ujar Huistra dalam sebuah konferensi pers setelah acara kick-off BRI Super League 2026/27 di Jakarta.
PSS merupakan salah satu dari tiga klub yang berhasil promosi ke Liga Super musim ini, bersama Garudayaksa dan Adhyaksa, yang kini dikenal sebagai Isenmulang Kalteng FC. Promosi ini diraih setelah PSS menjadi runner-up di Championship musim lalu. Huistra mencatat bahwa perjalanan timnya selama satu musim di Liga 2 telah memberikan pelajaran berharga tentang kerendahan hati setelah mengalami degradasi.
Pentingnya Kerendahan Hati dan Kerja Keras
“Sebagai PSS Sleman, kami sangat senang bisa kembali ke Liga 1. Tim kami memang layak berada di Liga 1, dan satu tahun di Liga 2 telah mengajarkan kami kerendahan hati serta mendorong kami untuk bekerja lebih keras,” tambahnya. Dengan semangat dan motivasi ini, PSS berharap dapat bersaing di Liga Super dan memberikan penampilan yang memuaskan bagi para penggemar.
Persiapan PSS untuk Liga Super
PSS telah aktif di bursa transfer musim ini dengan mendatangkan 12 pemain baru, termasuk Christophe Nduwarugira, Melvyn Lorenzen, Matheus Fornazari, Hanif Sjahbandi, dan beberapa lainnya. Selain itu, mereka juga memutuskan untuk mempertahankan Riko Simanjuntak dari Persija Jakarta, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi besar untuk tim.
Huistra mengungkapkan keyakinannya terhadap komposisi skuad saat ini. Ia percaya bahwa tim yang telah dibentuk dapat memenuhi target yang telah ditetapkan oleh manajemen. Pertandingan pembuka Super League bagi PSS adalah melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Jumat (4/9) pukul 19.00 WIB. Laga ini akan menjadi ujian awal yang menarik untuk mengukur kekuatan dan kesiapan tim PSS di Liga Super.
Kesimpulan Awal Musim
Dengan persiapan yang matang dan komitmen dari semua elemen tim, baik Persija Jakarta maupun PSS Sleman memiliki harapan tinggi untuk musim ini. Liga Super Indonesia akan menjadi arena di mana kedua tim ini dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka, meskipun terdapat tantangan cedera yang harus dihadapi. Bagi penggemar sepak bola, ini adalah musim yang patut ditunggu, di mana setiap pertandingan akan menentukan nasib klub dalam persaingan yang ketat di Liga Super.
➡️ Baca Juga: Semifinal AFF 2023: Jadwal Pertandingan Thailand vs Singapura dan Link Nonton Resmi
➡️ Baca Juga: Korlantas Polri Rilis ETLE Handheld Terbaru dengan Fitur Cetak Instan yang Efisien




