Pemkot Jakbar Terapkan Strategi Efektif Atasi Luapan Kali Angke di Puri Kembangan

Jakarta – Di tengah tantangan yang dihadapi oleh kawasan Puri Kembangan, Pemerintah Kota Jakarta Barat mengambil langkah strategis untuk menangani masalah genangan air yang sering muncul akibat luapan Kali Angke. Proyek pembangunan sodetan yang membentang sepanjang 1.050 meter di Jalan Outer Ring Road ini diharapkan dapat mengurai titik genangan yang selama ini menjadi masalah bagi warga setempat.
Proyek Pembangunan Sodetan untuk Mengatasi Genangan
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengungkapkan bahwa sodetan yang sedang dibangun ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah dan tiga pengembang swasta. Target penyelesaian proyek ini ditetapkan sebelum akhir Desember 2026. Dengan adanya proyek ini, diharapkan luapan air dari kali dapat dialirkan dengan lebih efektif menuju Kali Angke.
Pentingnya Kolaborasi dalam Proyek Infrastruktur
Salah satu fokus utama Iin adalah memastikan bahwa semua pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. “Beberapa hal masih perlu kita koordinasikan, termasuk dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar pelaksanaan pekerjaan ini sesuai dengan rencana,” jelas Iin saat melakukan peninjauan proyek di Puri Kembangan.
Rincian Pembangunan dan Pembagian Tugas
Pembangunan sodetan ini dibagi menjadi empat area yang mencakup total panjang sekitar 1.050 meter. Iin juga menyebutkan bahwa Sudin Sumber Daya Air Jakarta Barat telah menyelesaikan bagian awal proyek sepanjang 350 meter. Selanjutnya, proyek ini akan dilanjutkan berkat kolaborasi dengan pihak swasta.
- PT Pilar mengerjakan sepanjang 207,5 meter
- PT Citra Abadi Makmur (CAM) mengerjakan sepanjang 211 meter
- PT Pulau Intan mengerjakan sepanjang 275 meter
Iin menegaskan bahwa sodetan ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi risiko genangan yang sering kali disebabkan oleh luapan Kali Angke. “Harapannya kita target selesai sebelum akhir Desember 2026. Ini menjadi salah satu solusi untuk mitigasi banjir dan genangan,” katanya.
Penjelasan dari Kepala Suku Dinas SDA
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Mustajab, memberikan penjelasan lebih lanjut tentang proyek ini, yang memiliki total panjang sekitar 1.050 meter. Proyek ini terbagi antara pemerintah dan tiga pengembang swasta, dengan pemerintah menangani segmen awal atau profil 0 hingga 9, sementara segmen profil 9 hingga 24 akan dikerjakan oleh para pengembang.
Mustajab menjelaskan, “Pada bagian yang dikerjakan oleh Sudin SDA, saluran dibangun dengan boks konstruksi berukuran sekitar 2×2 meter dan kedalaman mencapai 5 hingga 6 meter.” Ini menunjukkan bahwa saluran yang dibangun dirancang untuk menampung volume air yang cukup besar.
Pengelolaan Aliran Air yang Efektif
Di bagian hilir proyek, di mana elevasi cukup dalam, aliran air tidak sepenuhnya dapat bergantung pada gravitasi. Mustajab menjelaskan bahwa air akan diarahkan ke kolam olakan dan akan dipompa saat volume air meningkat. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa luapan air tidak menyebabkan masalah lebih lanjut di kawasan Puri Kembangan.
Dengan berbagai langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat, diharapkan proyek ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta, masalah genangan air akibat luapan Kali Angke dapat diatasi dengan lebih efektif, membawa harapan baru bagi warga setempat.
➡️ Baca Juga: Kemenkes Mengungkap 3 Juta Orang Terpapar Asap Kebakaran Hutan dan Lahan
➡️ Baca Juga: Foto: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Terbaru per 2 September 2026




