Gubernur Konfirmasi Rencana dan Tender Proyek Jalan Rawa Pitu Sudah Berjalan

Pembangunan infrastruktur merupakan hal penting yang tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, rencana perbaikan jalan di Rawa Pitu, Lampung, menjadi perhatian khusus oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal. Perbaikan jalan ini bukan hanya memperbaiki infrastruktur, namun juga memperbaiki kesejahteraan masyarakat sekitar.
Perencanaan Perbaikan Jalan Rawa Pitu
Perbaikan ruas jalan Gedong Aji-Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang telah menjadi rencana yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat setempat. Pada tahap awal, perbaikan akan difokuskan pada panjang 13.5 kilometer di wilayah Rawa Pitu dari total panjang ruas 31 kilometer.
Menurut Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, perencanaan perbaikan jalan ini telah dimulai sejak 2025 dan dijadwalkan untuk dilaksanakan pada 2026. Beliau menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan proyek ini agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
Proses Tender Proyek Jalan Rawa Pitu
Proyek perbaikan jalan ini telah memasuki tahap tender. Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan jadwal agar pengerjaan proyek ini dapat dimulai lebih awal dari rencana semula.
“Kami sedang mempercepat proses tender. Kami berharap agar proyek ini dapat mulai dikerjakan pada awal April,” jelas Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Pentingnya Perbaikan Jalan Rawa Pitu
Rawa Pitu dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Lampung, selain komoditas sawit dan karet. Jalur ini menjadi penting bagi distribusi hasil pertanian, terutama saat musim panen.
“Wilayah ini merupakan penghasil padi dalam jumlah besar. Jika kondisi jalannya tidak layak, biaya angkut akan meningkat dan harga di petani akan tertekan. Oleh karena itu, perbaikan jalan ini sangat berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat,” ucap Gubernur Mirza.
Perbaikan Jalan Secara Bertahap
Perbaikan jalan ini akan dilakukan secara bertahap hingga 2027. Pada tahun ini, beberapa segmen akan dibangun dengan konstruksi rigid beton, sementara bagian lain yang belum masuk pengerjaan utama akan diperkuat lapisan dasar (base) untuk mencegah kendaraan terperosok saat musim hujan.
“Yang penting adalah memulihkan konektivitas jalan ini. Tidak boleh ada kendaraan yang terjebak dalam lumpur,” tambah Gubernur Mirza.
Antusiasme Masyarakat Rawa Pitu
Kehadiran Gubernur Rahmat Mirzani Djausal disambut dengan antusias oleh masyarakat Rawa Pitu. Menurut Subari, seorang warga setempat, kondisi jalan yang buruk selama lebih dari 30 tahun telah sangat mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim hujan dan musim kemarau.
“Kami sudah lama menunggu perbaikan jalan ini. Jalan ini sangat mempengaruhi penghasilan kami. Alhamdulillah, sekarang jalan ini benar-benar mulai diperbaiki,” ujar Subari.
Peran Jalan Ini Bagi Desa Sumber Agung
Kepala Desa Sumber Agung, Sahel S., juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi sekitar 3.000 penduduk desa dan penghubung utama menuju Kecamatan Penawar Aji.
“Ini bukan sekedar perbaikan sementara. Langsung beton. Kami berharap bisa dilanjutkan sampai tuntas,” kata Gubernur Mirza.
Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga meninjau ruas jalan Sp. Unit VIII-Gedong Aji di Kecamatan Banjar Baru sebagai bagian dari percepatan penanganan infrastruktur jalan provinsi.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk membangun infrastruktur secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan guna mendukung sentra produksi pertanian dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
➡️ Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Ratusan Jembatan, Prioritas Utama Penuhi Kebutuhan Rakyat di Daerah Terpencil

