Update Peringkat Liga AFC 2026 Setelah Pertandingan Persib Bandung vs Viettel di Matchday 2

Perkembangan terkini dalam peringkat liga-liga Asia (AFC) menunjukkan bahwa Super League Indonesia kini berada di posisi ke-9 untuk wilayah Timur per tanggal 14 Oktober 2026. Pencapaian ini berkat kemenangan Persib Bandung atas TC Viettel dalam matchday kedua ACL Two 2026/27, yang membawa mereka mengumpulkan total 3.450 poin untuk musim ini. Perubahan ini memberi harapan baru bagi kompetisi sepak bola di Indonesia setelah sebelumnya hanya bertengger di urutan ke-11.
Pentingnya Peringkat Liga AFC
Peringkat liga-liga yang berada di bawah naungan AFC memiliki peran krusial dalam menentukan daya saing klub-klub di Asia. Posisi suatu liga dalam ranking ini tidak hanya mencerminkan kualitas kompetisi, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap jumlah slot yang diperoleh klub untuk ikut serta dalam tiga ajang bergengsi AFC, yaitu ACL Elite, ACL Two, dan ACGL. Makin tinggi peringkat, makin banyak kesempatan untuk klub-klub lokal berpartisipasi di tingkat internasional.
Sejarah Peringkat Liga Indonesia
Pada musim 2024/25, Super League Indonesia berada di urutan ke-11 di wilayah Timur, yang berdampak signifikan terhadap jumlah wakil yang diizinkan untuk tampil di ajang Asia. Akibat posisi tersebut, Indonesia hanya mendapatkan dua slot, di mana Persib Bandung harus memulai dari babak kualifikasi ACL Two, sementara Borneo FC langsung berlaga di babak utama ACGL. Ini jelas menunjukkan betapa pentingnya perolehan poin di setiap musim untuk menentukan masa depan sepak bola Indonesia di kancah Asia.
Pengaruh Poin Musim Ini
Sesuai dengan ketentuan dari AFC, poin yang diperoleh dalam satu musim akan menentukan distribusi kuota untuk dua musim berikutnya. Oleh karena itu, pencapaian yang diraih oleh Persib dan Borneo FC sepanjang kompetisi Asia musim 2026/27 ini sangat krusial. Hasil dari performa mereka akan berperan sebagai penentu jumlah wakil yang bisa tampil di ajang kontinental AFC pada musim 2028/29 mendatang.
Kemenangan Persib Bandung dan Dampaknya
Kemenangan Persib Bandung atas TC Viettel pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, terjadi berkat gol penalti yang dicetak oleh Mariano Peralta. Dengan hasil ini, Maung Bandung berhasil meraih posisi teratas klasemen Grup E setelah hari kedua pertandingan. Di laga lain, Melbourne City juga menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan FC Seoul dengan skor 3-0.
Poin yang Diperoleh dan Konsekuensinya
Dengan tambahan 3 poin yang diperoleh di Bandung, Super League kini mengumpulkan total 3.450 poin untuk musim 2026/27. Ini mencakup bonus yang diberikan karena Persib berhasil melaju ke babak utama ACL Two dan Borneo FC ke babak penyisihan ACGL. Poin yang terkumpul ini menjadi vital bagi posisi Indonesia di peringkat AFC.
Perbandingan Peringkat Lingkup Asia
Setelah tambahan 3.450 poin ini, total nilai yang dimiliki Super League untuk ranking 2027 mencapai 27.259 poin. Angka tersebut cukup signifikan, membuat Liga Indonesia melesat dua tingkat dalam ranking AFC secara keseluruhan, dari posisi 19 ke urutan 17. Posisi ini menjadikan Indonesia lebih kompetitif di Asia, terutama jika dibandingkan dengan liga-liga lain di kawasan tersebut.
Analisis Peringkat AFC
Untuk memahami lebih dalam, liga yang menempati peringkat 18, Kamboja, hanya memiliki 27.141 poin, sedangkan Bahrain yang berada di urutan 17 mengumpulkan 27.174 poin. Dengan perolehan poin yang cukup baik, Liga Indonesia menunjukkan potensi untuk bersaing lebih ketat di kancah Asia, yang bisa berpengaruh besar terhadap pengembangan sepak bola di tanah air.
Masa Depan Sepak Bola Indonesia di Kancah Asia
Keberhasilan yang diraih oleh Persib Bandung dan Borneo FC di kompetisi Asia ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi klub masing-masing, tetapi juga menjadi harapan baru untuk sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Jika performa ini dapat dipertahankan, bukan tidak mungkin Indonesia akan mendapatkan lebih banyak slot di ajang internasional di masa mendatang.
Strategi untuk Meningkatkan Peringkat
Agar dapat terus bersaing dan meningkatkan peringkat, berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan:
- Pelatihan intensif bagi para pemain untuk meningkatkan kualitas permainan.
- Investasi dalam infrastruktur sepak bola yang lebih baik.
- Peningkatan kerjasama antara klub untuk berbagi strategi dan pengalaman.
- Fokus pada pengembangan pemain muda untuk membangun tim yang lebih kuat di masa depan.
- Memperkuat mentalitas tim agar selalu siap menghadapi tantangan di tingkat internasional.
Peringkat liga AFC 2026 tidak hanya mencerminkan posisi saat ini, tetapi juga mencerminkan usaha yang dilakukan oleh klub-klub dalam meningkatkan kualitas sepak bola di Indonesia. Dengan dukungan yang tepat, harapan untuk melihat Indonesia bersaing di level lebih tinggi bukanlah hal yang mustahil.
➡️ Baca Juga: Telaga Sarangan Menjadi Destinasi Utama dengan 70 Ribu Pengunjung Saat Libur Lebaran
➡️ Baca Juga: IASC OJK Amankan Rp724 Miliar Dana Korban Scam dengan Modus yang Semakin Meningkat



