Wali Kota Tangerang Menekankan Pentingnya Memperkenalkan Seni dan Budaya Keagamaan kepada Generasi Muda

Kota Tangerang memiliki warisan seni dan budaya keagamaan yang kaya, yang tidak hanya merupakan peninggalan sejarah, tetapi juga bagian integral dari identitas masyarakat. Di tengah perubahan zaman yang cepat, penting untuk merawat dan mengembangkan warisan ini agar tetap relevan dan dapat diterima oleh generasi muda. Wali Kota Tangerang, H Sachrudin, menyadari bahwa pengenalan seni dan budaya keagamaan kepada generasi muda menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlangsungan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
Pentingnya Pengenalan Seni dan Budaya Keagamaan
Wali Kota Sachrudin mengungkapkan hal ini saat membuka acara Sosialisasi Organisasi Seni Budaya Keagamaan di Kota Tangerang, yang diadakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas seni budaya. Acara ini dilaksanakan di Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, pada Rabu, 23 September.
Menurut beliau, keberlangsungan seni dan budaya keagamaan tidak bisa terlepas dari kolaborasi yang kuat antara seniman, budayawan, tokoh agama, komunitas, pemerintah, dan yang terpenting, generasi muda. Keterlibatan mereka sangat diperlukan untuk memastikan bahwa seni dan budaya ini tidak hanya hidup, tetapi juga berkembang dan dikenal lebih luas.
Menjaga Keberlanjutan Seni dan Budaya
Sachrudin menekankan pentingnya menciptakan daya tarik yang tidak hanya mampu menjangkau masyarakat Kota Tangerang, tetapi juga daerah lain dan bahkan ke kancah internasional. “Kita perlu menyajikan seni dan budaya ini kepada generasi penerus agar mereka dapat mengenal, mencintai, dan meneruskan warisan yang ada,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa budaya mencakup berbagai aspek, tidak hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga nilai-nilai, tradisi, kebiasaan, dan identitas masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kekayaan Multikultural di Tangerang
Kota Tangerang, sebagai kota yang multikultural dan multietnis, memiliki berbagai kekayaan seni dan tradisi. Beberapa di antaranya adalah:
- Palang pintu
- Lenong
- Wayang kulit
- Barongsai
- Tari cokek
Selain itu, terdapat pula seni budaya keagamaan yang beragam, seperti debus, hadroh, marawis, dan gambus. Keberagaman ini mencerminkan kekayaan budaya yang perlu dipertahankan dan dikenalkan kepada generasi muda.
Memanfaatkan Teknologi untuk Memperkenalkan Budaya
Di era digital saat ini, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk mendekatkan kekayaan budaya kepada generasi muda. Pemerintah Kota Tangerang mendorong para pelaku seni dan budaya untuk memanfaatkan ruang digital sebagai sarana promosi. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperkenalkan Aplikasi Tangerang LIVE, yang menawarkan fitur E-Plesiran. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat karya, kegiatan, komunitas, serta potensi budaya lokal.
➡️ Baca Juga: Duane ‘Keffe D’ Davis Dinyatakan Bersalah atas Pembunuhan Tupac Shakur
➡️ Baca Juga: GMF Serahkan Pesawat C-130H A-1319 Setelah Modernisasi untuk Tingkatkan Kesiapan TNI AU



