Kajati Jateng dan Deputy CdM Dukung 50 Atlet Jateng di Asian Para Games 2026

Dalam persiapan menjelang Asian Para Games 2026, dukungan yang kuat bagi para atlet paralimpik Indonesia menjadi sangat penting. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Teguh Subroto, SH, MH, yang juga menjabat sebagai Deputy Chef de Mission (Deputy CdM) untuk kontingen Indonesia, menunjukkan komitmennya untuk mendukung atlet-atlet tersebut. Dalam acara pelepasan atlet yang digelar di Sukoharjo, Teguh menegaskan bahwa persiapan yang matang adalah kunci untuk menghadapi kompetisi olahraga disabilitas tingkat Asia ini.
Dukungan dari Kajati Jateng
Teguh Subroto menunjukkan dukungannya dengan menghadiri acara pelepasan yang diadakan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Dalam kesempatan tersebut, 34 atlet dan 16 pelatih atau ofisial yang merupakan binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah diberangkatkan ke Asian Para Games. Acara ini berlangsung di RM Mang Engking, Pabelan, Sukoharjo, pada tanggal 10 Oktober.
Jumlah Kontingen Jateng
Pada Asian Para Games 2026 yang akan dilangsungkan di Aichi-Nagoya, Jepang, sebanyak 50 atlet asal Jawa Tengah akan memperkuat kontingen Merah Putih. Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 19 hingga 24 Oktober 2026. Dengan jumlah kontingen yang signifikan, Jateng berharap dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi Indonesia.
Peran Teguh Subroto sebagai Deputy CdM
Dalam kapasitasnya sebagai Deputy CdM, Teguh tidak hanya akan mendampingi atlet selama pertandingan, tetapi juga berperan aktif dalam mempersiapkan kontingen Indonesia sejak tahap awal. Salah satu langkah yang diambilnya adalah memantau kondisi fisik dan mental para atlet serta berkomunikasi secara intensif dengan pelatih. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan untuk memastikan setiap atlet tampil optimal di arena pertandingan.
Pemusatan Latihan Nasional
Teguh juga melakukan kunjungan ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang berlokasi di Paralympic Training Center, Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kesiapan atlet, baik dari segi fisik, mental, maupun fasilitas yang diperlukan selama latihan. Kesiapan menyeluruh menjadi krusial dalam menghadapi tantangan di level internasional.
Pentingnya Kesiapan Menyeluruh
Dalam persaingan tingkat internasional, kesiapan yang komprehensif merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan. Selain kemampuan teknis, konsistensi latihan, kondisi psikologis, dan koordinasi antarpihak sangat diperlukan untuk mendukung performa atlet saat bertanding. Hal ini menjadi fokus utama dalam program pelatihan yang dijalani oleh para atlet di Jateng.
Mendorong Semangat Juang Atlet
Keterlibatan Teguh di dalam tim diharapkan dapat memperkuat dukungan bagi kontingen Indonesia untuk mencapai target prestasi yang diinginkan. Para atlet diharapkan mampu menunjukkan semangat juang yang tinggi, disiplin yang kuat, dan sportivitas yang tinggi, sehingga dapat mengharumkan nama bangsa di pentas olahraga Asia.
Pernyataan Gubernur Jawa Tengah
Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan rasa bangganya terhadap kepercayaan yang diberikan kepada atlet dan ofisial dari Jateng untuk mewakili kontingen Indonesia. Dari total 219 anggota kontingen nasional, 50 di antaranya berasal dari Jawa Tengah. Ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh atlet-atlet Jateng dalam ajang bergengsi ini.
Pesan Motivasi untuk Para Atlet
“Hari ini, saya memberangkatkan atlet untuk Asian Para Games ke-5 di Nagoya. Dari 219 orang kontingen Indonesia, 50 orang di antaranya berasal dari Jateng. Mereka akan membawa nama dan marwah Jateng serta nasional,” ujar Luthfi. Ia juga menyampaikan pesan agar para atlet dan pelatih berjuang tanpa kenal lelah, menunjukkan karakter terbaik, serta kemampuan maksimal saat bertanding. Gubernur berharap atlet Jateng dapat melampaui target awal empat medali emas, dengan harapan meraih delapan hingga 12 medali emas.
Target NPCI Jateng
Ketua Umum NPCI Jawa Tengah, Osrita Muslim, menjelaskan bahwa para atlet telah bersiap melalui berbagai rangkaian pelatihan, termasuk pemusatan latihan nasional. NPCI Jateng menargetkan untuk meraih empat medali emas, empat perak, dan 12 perunggu pada Asian Para Games 2026. Target ini menunjukkan optimisme dan harapan besar untuk prestasi yang lebih baik.
Komposisi Kontingen Jateng
Dari 34 atlet yang diberangkatkan, terdapat berbagai disiplin olahraga yang dilombakan. Rinciannya adalah sebagai berikut:
- Empat atlet boccia
- Satu atlet para anggar
- Empat atlet para angkat berat
- Sepuluh atlet para atletik
- Dua atlet para balap sepeda
- Tujuh atlet para bulutangkis
- Tiga atlet para judo
- Satu atlet para renang
- Dua atlet para tenis meja
Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026
Secara keseluruhan, kontingen Indonesia yang akan berpartisipasi di Asian Para Games 2026 terdiri dari 219 orang, yang terdiri dari 104 atlet dan 115 pelatih atau ofisial. Mereka akan bersaing dalam 12 cabang olahraga, di antaranya:
- Boccia
- Para anggar
- Para angkat berat
- Para atletik
- Para balap sepeda
- Para bulutangkis
- Para judo
- Para menembak
- Para panahan
- Para renang
- Para taekwondo
- Para tenis meja
Dengan persiapan yang matang dan dukungan yang kuat, para atlet Jateng diharapkan dapat memberikan penampilan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi bangsa dan daerah. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, sangat penting untuk mendorong semangat juang mereka dalam meraih kesuksesan di Asian Para Games 2026.
➡️ Baca Juga: Transformasi Pasar Rakyat Menjadi Destinasi Kuliner Menarik di Malang
➡️ Baca Juga: Daftar Drama Korea Terbaru Kim Hye-jun yang Sedang Tayang dan Wajib Ditonton




