Pengembangan Kota Tua Menggunakan Konsep Placemaking yang Efektif dan Berkelanjutan

Dalam beberapa tahun ke depan, kawasan Kota Tua di Jakarta akan mengalami transformasi signifikan yang akan mengubah wajahnya secara drastis. Dengan pengembangan yang mengintegrasikan transit oriented development (TOD) dan konsep placemaking, PT MRT Jakarta (Perseroda) berencana untuk menciptakan ruang publik yang tidak hanya menarik tetapi juga fungsional dan berkelanjutan.
Mengenal Konsep Placemaking
Konsep placemaking adalah pendekatan inovatif dalam perancangan dan pengelolaan ruang publik yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan pengembangan bisnis lokal. Menurut Samuel Ryan Pradipta Pranowo, Kepala Divisi Business Planning and Expansion MRT Jakarta, ide ini bertujuan untuk menciptakan ruang yang berkualitas dan berdaya guna.
Revitalisasi Kota Tua
Revitalisasi Kota Tua akan dilakukan dengan tetap menjaga dan menghormati nilai-nilai sejarah dan warisan budaya yang ada. Samuel menekankan bahwa identitas budaya seperti Chinatown dan Little Amsterdam tidak akan dihilangkan. Alih-alih, area ini akan dibangkitkan kembali dengan memadukan elemen ritel, komunitas, dan berbagai aktivitas lainnya.
Keamanan dan Kenyamanan Pejalan Kaki
Dalam proyek ini, keamanan dan kenyamanan pejalan kaki akan menjadi prioritas utama. Baik area permukaan maupun bawah tanah, seperti stasiun MRT, akan dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung dan masyarakat setempat.
Pengaturan Lalu Lintas yang Lebih Baik
Untuk mendukung pengembangan ini, pergerakan kendaraan pribadi di kawasan Kota Tua akan dibatasi. Rencana juga mencakup pengoperasian trem yang akan berfungsi sebagai transportasi dalam kawasan tersebut, sehingga memudahkan mobilitas tanpa mengganggu kenyamanan pejalan kaki.
Menuju Kota Global 2045
Pembangunan kawasan berbasis placemaking ini merupakan bagian dari rencana Pemprov Jakarta untuk memasukkan kota ini ke dalam daftar 20 kota global teratas pada tahun 2045. Hal ini diungkapkan dalam buku “Jakarta Rise #20: Langkah Menuju Kota Global Teratas”, yang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta.
Jadwal Pembangunan
Revitalisasi kawasan ini akan dimulai setelah penyelesaian proyek MRT dari Bundaran HI ke Kota Tua, yang ditargetkan selesai pada tahun 2029. Dengan rencana ini, diharapkan kawasan Kota Tua akan memiliki akses yang lebih baik dan infrastruktur yang lebih mendukung.
Ruang Multifungsi untuk Masa Depan
PT MRT Jakarta (Perseroda) juga sedang dalam proses pembangunan ruang multifungsi (extended concourse) dan pintu masuk baru di Stasiun Bundaran HI, yang saat ini telah mencapai 23 persen. Rendy Primartantyo, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang.
Persiapan Operasional MRT Fase 2A
Pengembangan ini bertujuan untuk memperluas sirkulasi bawah tanah dan membuka potensi interkoneksi dengan area komersial yang ada di sekitarnya. Setelah penyelesaian proyek, Stasiun Bundaran HI akan memiliki tambahan ruang seluas sekitar 4.400 meter persegi.
- Ruang ini dapat dimanfaatkan sebagai area ritel.
- Menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman.
- Menyediakan layanan tambahan bagi pelanggan.
- Ruang kemitraan untuk kolaborasi bisnis.
- Mendukung kebutuhan masyarakat dan pengunjung.
Detail Pembangunan Pintu Masuk Baru
Pembangunan ruang multifungsi ini akan mencakup tiga pintu masuk baru, dengan dua pintu di sisi barat stasiun dan satu di sisi timur. Pintu masuk di sisi barat akan dilengkapi dengan tangga dan eskalator, sedangkan pintu di sisi timur akan memiliki elevator yang menghubungkan ke area pejalan kaki di kedua sisi Jalan MH Thamrin.
Aksesibilitas yang Meningkat
Area tersebut juga akan terhubung dengan lift di Halte Transjakarta Bundaran HI, sehingga memudahkan akses bagi semua kalangan. Proyek ini direncanakan untuk selesai pada pertengahan tahun 2027, dan diharapkan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di kawasan tersebut.
➡️ Baca Juga: 5 HP Android dengan Kapasitas RAM Lebih Besar dari MacBook Air untuk Kinerja Optimal
➡️ Baca Juga: Peluang Side Hustle Online yang Tidak Mengganggu Pekerjaan Utama Sehari-hari




