PSG Targetkan Hat-Trick Gelar di Liga Champions 2026/27 yang Baru Dimulai

Musim baru Liga Champions UEFA 2026/27 telah resmi dimulai, dan Paris Saint-Germain (PSG) menargetkan pencapaian bersejarah. Klub asal Paris ini berhasrat untuk menjadi salah satu dari sedikit tim yang berhasil meraih gelar juara tiga kali berturut-turut dalam kompetisi bergengsi ini. Dengan tantangan yang semakin besar, ambisi PSG untuk mencetak sejarah baru dalam sepak bola Eropa menjadi sorotan utama.
Misi PSG untuk Mempertahankan Gelar
PSG menorehkan prestasi gemilang dengan mempertahankan gelar Liga Champions mereka musim lalu setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti di Budapest. Kemenangan tersebut tidak hanya menandai keberhasilan mereka dalam mempertahankan trofi pertamanya, tetapi juga menunjukkan ketangguhan tim di pentas Eropa.
Dibawah asuhan pelatih Luis Enrique, PSG telah mengukuhkan diri sebagai salah satu raksasa dalam sejarah Liga Champions. Sejak format modern liga ini dimulai pada 1992, hanya Real Madrid yang mampu menyamai pencapaian PSG dengan meraih gelar secara beruntun.
Tantangan Mengulangi Kejayaan
Mencapai tiga gelar berturut-turut tentu bukanlah hal yang mudah. Real Madrid melakukannya antara 2016 hingga 2018 di bawah kepemimpinan Zinedine Zidane. Selain itu, Ajax dan Bayern Munich juga pernah mencatatkan prestasi serupa, masing-masing pada tahun 1971-1973 dan 1974-1976. Bahkan, Real Madrid mencatatkan sejarah luar biasa dengan memenangkan lima edisi pertama Piala Eropa secara beruntun pada periode 1956 hingga 1960.
Ambisi Luis Enrique
“Target kami jelas. Saya ingin memenangkan trofi-trofi penting dan tidak ada yang lebih penting daripada Liga Champions,” ungkap Luis Enrique yang sebelumnya sukses mengantarkan Barcelona meraih gelar pada 2015. Dengan ambisi tersebut, Enrique bertekad membawa PSG ke puncak kejayaan Eropa untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Format Baru Liga Champions
Keberhasilan PSG dalam meraih dua gelar berturut-turut bersamaan dengan penerapan format baru Liga Champions, yang kini melibatkan 36 tim di fase liga. Setiap tim akan bertanding dalam delapan pertandingan melawan delapan lawan berbeda, menambah kompleksitas kompetisi ini.
Namun, perjalanan PSG di fase liga dalam dua musim terakhir tidaklah mulus. Mereka terpaksa finis di luar delapan besar, sehingga harus melewati babak play-off tambahan untuk mencapai babak 16 besar. Ini menunjukkan bahwa meskipun mereka memiliki kekuatan, tantangan di level Eropa sangatlah besar.
Undian Berat dan Lawan Tangguh
Musim ini, PSG kembali berhadapan dengan sejumlah lawan kuat, termasuk Manchester City, Barcelona, dan Aston Villa. Undian yang sulit ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perjalanan mereka dalam kompetisi. PSG harus bersiap menghadapi semua tantangan ini jika ingin terus melaju dan mempertahankan gelar yang mereka raih.
Arsenal: Ambisi untuk Maju
Di sisi lain, Arsenal juga memiliki ambisi yang sama untuk meraih kesuksesan di Liga Champions. Dalam tiga musim terakhir, mereka mengalami perjalanan yang menggembirakan namun belum mampu mencapai puncak, dengan hasil tersingkir di perempat final, semifinal, dan final. Tim asuhan Mikel Arteta kini mengincar gelar juara sebagai langkah logis selanjutnya.
Pada musim lalu, Arsenal tampil sangat baik dan berhasil mengakhiri fase liga dengan sempurna. Namun, tantangan berat menanti mereka di laga pembuka musim ini saat bertandang ke markas Napoli, di mana mereka harus berjuang keras untuk meraih poin.
Kompetisi Ketat di Liga Inggris
Dengan kekuatan finansial yang dimiliki oleh klub-klub Liga Inggris, semua wakil dari liga tersebut diperkirakan akan menjadi pesaing utama di Liga Champions. Terdapat lima klub Inggris yang berpartisipasi, termasuk Manchester City, Liverpool, Manchester United, serta Aston Villa, yang kembali berlaga di kompetisi ini.
Tim-Tim Kuat Lainnya
Selain PSG dan Arsenal, Bayern Munich juga menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan. Di sisi lain, Jose Mourinho yang kembali menangani Real Madrid memiliki misi untuk mengembalikan kejayaan klub asal Spanyol tersebut di pentas Eropa. Barcelona pun tidak kalah berambisi untuk kembali mengangkat trofi yang telah lama mereka idamkan.
Potensi Kejutan di Liga Champions 2026/27
Sulit untuk memprediksi juara Liga Champions di luar kelompok klub-klub papan atas tersebut. Namun, Inter Milan bisa menjadi tim yang memberikan kejutan, sementara Atletico Madrid tentu memiliki ambisi untuk mencapai final di stadion mereka sendiri. Persaingan di Liga Champions 2026/27 dijamin akan menarik, dengan banyak cerita dan drama yang akan terungkap di sepanjang musim.
Dengan semua faktor ini, PSG dan Arsenal berada di jalur yang penuh tantangan. Namun, dengan tekad dan strategi yang tepat, kedua tim ini berpeluang untuk menciptakan sejarah baru dalam kompetisi sepak bola Eropa yang paling bergengsi ini. Sementara itu, para penggemar sepak bola di seluruh dunia siap menyaksikan perjalanan seru yang akan berlangsung di Liga Champions 2026/27.
➡️ Baca Juga: Satpol PP Menyatakan Belum Menerima Aduan Terkait Bangli di Sungai Kedung Pane
➡️ Baca Juga: Pemprov Lampung Tingkatkan Disiplin dan Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik




